• Selasa, 28 Juni 2022

M Hasan Gaido Kerahkan Kekuatan Ekosistem Gaido Group Sukseskan Budi Daya Puyuh di Banten

- Rabu, 23 Februari 2022 | 10:29 WIB
Gaido Group bertekad sukseskan mega proyek budi daya puyuh. (Hajiumrahnews.com)
Gaido Group bertekad sukseskan mega proyek budi daya puyuh. (Hajiumrahnews.com)

HAJIUMRAHNEWS.COM - Setelah melewati berbagai kajian, penelitian dan pertimbangan yang matang, Gaido Group akhirnya memutuskan untuk menjadikan budi daya puyuh sebagai program strategis tahun 2022 ini.

Keputusan menjalankan mega proyek budi daya puyuh tersebut ditetapkan dalam sebuah pertemuan Senior Leaders Forum Super Team Gaido Group, yang diselenggarakan pada Selasa (22/2/2022) di Jakarta.

CEO dan Founder Gaido Group, Muhammad Hasan Gaido memastikan, semua unit usaha yang ada di ekosistem Gaido Group akan ambil bagian, bergerak padu mensukseskan mega proyek budi daya puyuh ini.

Burung puyuh (Hajiumrahnews.com)

"Gaido Group menandai tanggal, bulan dan tahun yang cantik (22/2/2022), dengan menetapkan budi daya puyuh sebagai program bersama. Seluruh unit usaha akan berada dalam satu tarikan nafas menjalankan program itu," ujar Hasan Gaido dalam pertemuan tersebut.

Salah satu penggerak ekonomi syariah di Indonesia ini optimis, lewat program pengembangan budi daya puyuh, Gaido Group akan mampu menjawab sejumlah persoalan krusial di negeri ini.

"Kita akan ciptakan ketahanan pangan, membangun kemandirian ekonomi, mencegah dan menekan stunting, mencetak entrepreneur, dan membuka lapangan kerja yang luas lewat program budi daya puyuh ini," ungkap Hasan Gaido.

Lebih lanjut, Hasan Gaido mengatakan, bahwa mega proyek budi daya puyuh pertama akan dimulai dari Provinsi Banten, yang terpusat di Kawasan Wisata Baduy Outbound, Serang Banten. Pelaksanaan proyek ini akan dipimpin oleh Gaido Foundation.

Sejauh ini, Gaido Foundation sendiri telah menjajaki peluang pengembangan budi daya puyuh dengan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Banten, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten, Perkumpulan Urang Banten (PUB) dan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) Banten.

Halaman:

Editor: Ammar Faizal Haidar

Tags

Terkini

X