Hubungan Dagang RI-Saudi Belum Maksimal, Mendag Saudi: Saya Cukup Malu!

- Selasa, 24 Januari 2023 | 09:29 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Arab Saudi, Majid bin Abdullah Al-Qasabi. (Istimewa)
Menteri Perdagangan (Mendag) Arab Saudi, Majid bin Abdullah Al-Qasabi. (Istimewa)

HAJIUMRAHNEWS.COM - Arab Saudi dan Republik Indonesia (RI) berkomitmen untuk sama-sama berusaha meningkatkan hubungan dagang kedua negara.

Menteri Perdagangan (Mendag) Arab Saudi, Majid bin Abdullah Al-Qasabi menyatakan, bahwa komitmen tersebut merupakan perintah langsung dari Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

"Sesuai perintah Pangeran MBS, hubungan dagang dengan Indonesia perlu ditingkatkan. Kedekatan Saudi dengan Indonesia adalah modal penting yang harus berimplikasi pada keuntungan ekonomi kedua negara," kata Majid dalam pertemuannya dengan Mendag RI, Zulkifli Hasan, seperti dilansir dari Kemendag.go.id, Selasa, (24/2/2023).

Majid mengaku bahwa selama ini kerja sama kedua negara belum maksimal.

"Selama ini kami cukup malu kerjasama dengan Indonesia belum maksimal. Akan kami perbaiki ke depan," ujarnya.

Senada dengan pernyataan Majid, Zulkifli Hasan atau yang karib disapa Zulhas juga menegaskan keinginan pemerintah Indonesia untuk semakin memperkuat kerjasama dagang kedua negara.

Pada tahun 2022, neraca perdagangan RI-Saudi mencapai USD 7 miliar. Masih defisit USD 3 miliar. Tetapi jika dikurangi sektor minyak dan gas, neraca perdagangan RI-Saudi surplus USD 1 miliar.

Menurut Mendag Zulhas, saat ini komitmen dan harapan pemerintah Indonesia adalah memperkuat aspek ekspor.

"Di samping itu, Indonesia juga ingin menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu pasar utama produk-produk dari industri dan UMKM Indonesia," kata Mendag Zulhas.

Halaman:

Editor: Ammar Faizal Haidar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPJPH Larang Mixue Cantumkan Logo Halal

Senin, 2 Januari 2023 | 18:16 WIB
X