• Kamis, 28 September 2023

Jaga Komunikasi Selama Ibadah Haji, Lebih Baik Pilih Provider Dalam Negeri, Ini Keuntungannya

- Senin, 22 Mei 2023 | 09:21 WIB
Ilustrasi untuk mendukung komunikasi dengan telepon genggam tersebut, perlu didukung  provider yang menyediakan layanan hingga ke Arab Saudi (pexels.com/Tracy Le Blanc )
Ilustrasi untuk mendukung komunikasi dengan telepon genggam tersebut, perlu didukung provider yang menyediakan layanan hingga ke Arab Saudi (pexels.com/Tracy Le Blanc )

HAJIUMRAHNEWS.COM - Komunikasi dengan keluarga menggunakan handphone atau telepon genggam menjadi sarana yang paling mudah digunakan, bagi jemaah haji yang tengah tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Komunikasi  tersebut sebagai sarana utama melepas kangen dan berkirim kabar ke Tanah Air.

Untuk mendukung komunikasi dengan telepon genggam tersebut, perlu didukung  provider yang menyediakan layanan hingga ke Arab Saudi.

Namun disisi lain, banyak calon jemaah haji yang masih bingung dalam menentukan provider sebagai sarana komunikasi ke Tanah Air.

Baca Juga: 70 Maktab Siap Layani 229 Ribu Jemaah Haji Indonesia 2023

Termasuk apakah  lebih baik menggunakan provider Indonesia atau Arab Saudi?

Apakah isi paket data sebelum berangkat ke Tanah Suci atau saat mendarat di Arab Saudi?

Dirangkum dari berbagai sumber, jemaah haji Indonesia disarankan untuk memilih provider dalam negeri, termasuk melakukan isi data sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Berikut alasan kenapa lebih baik menggunakan provider dalam negeri, termasuk mengisi data hingga pulsa sebelum berangkat haji.

1. Jamaah haji tidak perlu ganti nomor telepon sehingga leluasa dalam menjalin komunikasi.

Termasuk layanan WhatsApp yang banyak digunakan sebagai sarana komunikasi, secara otomatis akan tetap tersambung di nomor yang sama.

2. Pembelian data bisa dilakukan di Tanah Air karena beberapa provider Indonesia membuka booth di Embarkasi keberangkatan sehingga jamaah tinggal mengaktifkan paket saat tiba di Tanah Suci.

Dengan begitu jamaah bisa langsung berkabar bahagia dengan keluarga.

3. Jika ada kendala, keluarga di rumah bisa membantu melakukan komunikasi dengan customer service Indonesia.

Termasuk jika paket data habis, keluarga bisa melakukan isi data dari Tanah Air.

Hal berbeda akan terjadi jika membeli nomor atau paket di Arab Saudi, jika paket data atau pulsa habis, semua harus dilakukan secara mandiri oleh jemaah.

4. Provider di Tanah Air juga sudah melakukan kerjasama dengan tiga provider lokal di Arab Saudi, sehingga sinyal lebih merata karena bisa switch ke sinyal paling kuat saat jamaah melakukan mobilisasi.

Sedangkan provider lokal tentu memiliki jangkauan berbeda di masing masing wilayah.

5. Provider lokal tidak mendukung untuk video call. 

Berbeda dengan provider Tanah Air yang tetap bisa digunakan video call.

6. Membeli provider lokal harus dilakukan di counter dan harus melakukan registrasi ulang dengan menggunakan paspor.

Hal tersebut justru akan membuat jemaah menjadi kerepotan.

 

Editor: Nenden Pupu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X