• Kamis, 29 September 2022

Bung Karno, Namanya Hijau dan Abadi di Padang Arafah

- Kamis, 28 Juli 2022 | 10:57 WIB
Pohon-pohon soekarno hijaukan Padang Arafah. (Istimewa)
Pohon-pohon soekarno hijaukan Padang Arafah. (Istimewa)

HAJIUMRAHNEWS - Dari atas Jabal Rahmah, sejauh mata memandang kini tak lagi gersang, tapi hamparan hijau yang menyejukkan.

Padahal dulu, lokasi bukit itu terletak di kawasan Padang Arafah yang dikenal sangat gersang dan terik. Semua itu berkat adanya ide dan kontribusi presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Tak heran pula bila tanaman yang menghijaukan Padang Arafah termasuk Jabal Rahmah itu dinamai pohon Soekarno.

Sang Proklamator kemerdekaan Indonesia itu, memberikan sumbangan ratusan bibit tanaman kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat berkunjung ke Tanah Suci.

Memang, Padang Arafah yang kini hijau royo-royo, tak terlepas d  ari peran dan gagasan Presiden Soekarno saat wukuf sewaktu menunaikan ibadah haji pada awal tahun 1960-an.

Dari puncak Jabal Rahmah, pemandangan menghijau tampak di kawasan itu. Meski hanya satu jenis pohon, hijau dedaunannya begitu menyejukan mata. Inilah bentuk ide cinta dan kasih sayang Soekarno yang tumbuh di Jabal Rahmah.

Menurut pakar kehutanan dan lingkungan, Transtoto Handadhari, seperti dikutip dalam artikelnya di Kompas, 24 Maret 2001 menyebutkan, pohon setinggi empat hingga enam meter itu merupakan jenis pohon mindi (melia azedarah).

Jenis yang tahan hidup di padang pasir ini langsung didatangkan dari Indonesia, termasuk tanah suburnya juga dari Indonesia dan sebagian dari Thailand.

Upaya Soekarno untuk menghijaukan padang seluas 1.250 hektar itu membuahkan hasil. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pun memberlakukan aturan pengenaan dam (denda) berupa seekor kambing bagi jamaah yang mematahkan dahan atau ranting, termasuk mencabut rumput sekalipun.

Halaman:

Editor: Ahmad Murtadha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X