• Kamis, 29 September 2022

Seluruh Jemaah Haji Gelombang Satu Sudah Dipulangkan ke Tanah Air

- Senin, 1 Agustus 2022 | 11:23 WIB
Jemaah haji Indonesia tiba di Tanah Air. (Kemenag)
Jemaah haji Indonesia tiba di Tanah Air. (Kemenag)

HAJIUMRAHNEWS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji gelombang satu atau sebanyak 47.490 sudah dipulangkan ke Tanah Air.

Juru Bicara PPIH Pusat, Wawan Djunaedi mengatakan bahwa sebanyak 4.425 jemaah dari 11 kloter dan 8 debarkasi menjadi yang terakhir dipulangkan ke Indonesia, pada Minggu (31/7/2022).

8 debarkasi tersebut yaitu Banjarmasin (BDJ) sebanyak 1 kloter (356 orang), Batam (BTH) sebanyak 1 kloter (446 orang), Jakarta Garuda Pondokgede (JKG) sebanyak 2 kloter (788 orang), Jakarta Saudia Bekasi (JKS) sebanyak 2 kloter (812 orang), Lombok (LOP) sebanyak 1 kloter (389 orang), Medan (MES) sebanyak 1 kloter (389 orang), Solo (SOC) sebanyak 1 kloter (356 orang) dan Surabaya (SUB) sebanyak 2 kloter (889 orang).

“Sementara, jemaah gelombang dua yang telah berada di Madinah sebanyak 94 kloter dengan jumlah jemaah 36.605 orang,” kata Wawan seperti dilansir dari Kemenag.go.id, Senin (1/8/2022).

Saat ini seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi adalah yang masuk kelompok terbang gelombang dua dan sebagian telah berada di Madinah.

Wawan Djunaedi juga menyampaikan bahwa data jemaah sakit sebanyak 71 orang. Dengan rincian 23 orang dirawat di RSAS, dan 48 lainnya dirawat di KKHI Makkah.

Sementara data jemaah wafat bertambah 2 orang atas nama Yulina Arifin kloter perempuan, nomor paspor C5333917, kloter JKG 23, Asal Embarkasi Jakarta Pondokgede, dan Hannah Hasan Artam, perempuan, 54 tahun, Nomor Paspor C6089493, kloter SUB 23, asal Embarkasi Surabaya. Sehingga jumah jemaah wafat sampai hari ini sebanyak 80 orang.

“Sementara itu, jemaah haji Indonesia yang masuk dalam kloter gelombang dua, seluruhnya dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Selama di Madinah, jemaah akan tinggal antara 8-9 hari dengan memperhitungkan kecukupan waktu shalat arbain atau shalat fardhu 40 waktu,” pungkas Wawan.

Editor: Nenden Pupu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X