• Selasa, 29 November 2022

Himpuh Tempuh Jalur Hukum atas Insiden Gagal Berangkat 94 Jemaah Umrah di Surabaya

- Selasa, 27 September 2022 | 19:00 WIB
Logo Asosiasi Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (Himpuh). (Istimewa)
Logo Asosiasi Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (Himpuh). (Istimewa)

HAJIUMRAHNEWS.COM - Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) akhirnya memilih menempuh jalur hukum untuk menindaklanjuti insiden gagal berangkat 94 jemaah umrah di Bandara Juanda, Surabaya, pada Senin (26/9/2022) kemarin.

"Atas permintaan pihak travel, Himpuh membentuk Tim Kuasa Hukum, serta menunjuk pengacara untuk mendampingi. Kami membuat laporan polisi di Polda Jawa Timur atas nama jamaah yang batal berangkat," demikian keterangan resmi tertulis Himpuh yang diterima Hajiumrahnews.com, Selasa (27/9/2022).

Laporan Polisi tersebut sudah masuk dengan nomor TBL/B/94.02/IX/2022/SPKT tertanggal 26 September 2022, dibuat di Polda Jawa Timur.

Selanjutnya pihak yang berwenang akan melakukan pemanggilan kepada para pihak terkait, agar kasus ini menjadi terang dan segera ditentukan siapa yang akan bertanggung jawab atas gagal berangkatnya 94 orang jamaah asal Jawa Timur.

"Pembuatan laporan polisi ini sangat diharapkan menjadi yang terakhir kalinya, dan tidak terjadi lagi kasus serupa di kemudian hari yang telah mendatangkan kerugian materiil dan immateriil terutama untuk masyarakat," ungkap Himpuh.

Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan oleh Himpuh, sejumlah instansi yang terkait dalam keberangkatan jemaah umrah tersebut terkesan saling lempar tanggung jawab.

 

KKP Surabaya menyatakan tidak menerima pemberitahuan adanya penumpang dengan tujuan umrah di QZZ-323. Namun di sisi lain, pihak maskapai Air Asia menyatakan sudah menjadi prosedur bagi setiap airlines untuk melaporkan keberangkatan satu hari sebelumnya dalam bentuk tertulis kepada tiga pihak, yaitu Quarantine (KKP), Immigrasi dan Custom (Kepabeanan).

Mengingat QZ-323 adalah penerbangan reguler, maka Air Asia tidak memiliki data tentang tujuan dari masing-masing penumpangnya, apakah akan pelesir, Umrah atau kepentingan lainnya.

Halaman:

Editor: Nenden Pupu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X