Kemenag Usul Living Cost Jemaah Haji 2023 Dikurangi, Ini Alasannya

- Jumat, 20 Januari 2023 | 10:50 WIB
Suasana Jemaah Haji Indonesia di Penginapan (Istimewa)
Suasana Jemaah Haji Indonesia di Penginapan (Istimewa)

HAJIUMRAHNEWS.COM - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qaumas mengatakan bahwa living cost (biaya hidup) jemaah haji di Arab Saudi akan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Menag Yaqut menyampaikan living cost akan dikurangi SAR 500. Dimana pada musim haji 2022 sebanyak SAR 1.500, sementara tahun ini sebesar SAR 1.000.

"Living cost tahun 2022 disepakati 1500 riyal dan tahun ini kami mengusulkan untuk dibayarkan sebesar 1000 riyal, dengan pertimbangan jemaah haji sudah menerima layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama mereka berada di Arab Saudi," ujar Yaqut dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII, Kamis (19/1/2023).

Menurutnya, penurunan living cost jemaah haji 2023 dilakukan untuk menjaga stabilitas kurs riyal terhadap rupiah.

"Untuk menjaga stabilitas kurs riyal kepada rupiah dan memudahkan distribusi living cost, pemerintah mengusulkan untuk pemberian living cost diberikan dalam bentuk mata uang rupiah yang kurang lebih berjumlah Rp4,080 juta," bebernya.

Yaqut juga mengusulkan agar biaya haji 2023 yang ditanggung jemaah akan naik menjadi Rp69 juta per jamaah, yang sebelumnya hanya sebesar Rp39,8 juta.

"Tahun ini pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jamaah sebesar Rp98.893.909 dengan komposisi Bipih Rp 69.193.733 dan nilai manfaat (subsidi) sebesar Rp29.700.175 juta atau 30 persen," kata Yaqut.

Yaqut mengatakan bahwa usulan tersebut disampaikan atas pertimbangan prinsip keadilan dan keberlangsungan dana haji.

Ia lantas membeberkan komponen biaya yang dibebankan ke jemahah. Ia menyebut biaya penerbangan dari Embarkasi ke Arab Saudi (PP) sebesar Rp33,9 juta, akomodasi Makkah Rp 18,7 juta, akomodasi Madinah Rp5,6 juta, living cost Rp4 juta, visa Rp 1,2 juta dan paket layanan Masyair Rp 5,5 juta.

"Usulan ini atas pertimbangan untuk memenuhi prinsip keadilan dan keberlangsungan dana haji. Formulasi ini juga telah melalui proses kajian," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Nenden Pupu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X