Kemenag Tetapkan Referensi Biaya Haji Khusus Sebesar 8.000 Dolar AS

- Selasa, 24 Januari 2023 | 13:22 WIB
Direkur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Nur Arifin. (Istimewa)
Direkur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Nur Arifin. (Istimewa)

HIMPUHNEWS - Kementerian Agama (Kemanag) menetapkan harga referensi penyelenggaraan ibadah haji khusus tahun 1444 H/2023 M sebesar 8.000 dolar AS, dengan asumsi kurs dolar AS sebesar Rp15.300.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Nur Arifin menyampaikan, bahwa harga referensi tersebut merupakan standar layanan minimal yang bisa diberikan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

"Tapi dalam prakteknya, tahun 2022 lalu harga haji khusus di PIHK paling rendah 10.500 dolar AS," terang Nur Arifin, Selasa (24/1/2023).

Saat ini, lanjut Nur Arifin, Kemenag tengah mempersiapkan penerbitan regulasi terkait haji khusus, antara lain Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang kuota, KMA tentang pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Khusus, serta rilis jemaah haji khusus berhak lunas.

"Insya Allah secepatnya kami rilis, karena ada mekanisme di Kemenag yang harus dijalankan," tandasnya.

Nur Arifin juga mengimbau kepada calon jemaah haji khusus untuk menjaga kesehatan diri masing-masing, serta melengkapi penerimaan vaksin (booster Covid-19 dan meningitis).

"Kami juga meminta calon jemaah mempersiapkan dokumen yang diperlukan, silakan koordinasi dengan PIHK. Dan mohon segera lunasi Bipih Khusus sesuai jadwal," pungkasnya.

Seperti diketahui, bahwa total kuota haji Indonesia tahun 2023 adalah 221.000 jemaah. Kuota ini terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler, dan 17.680 jamaah haji khusus. Sementara untuk petugas haji ditetapkan sebanyak 4.200 orang.

Di tahun ini juga Kerajaan Arab Saudi menghapus batasan usia, sehingga jemaah haji usia di atas 65 tahun dapat berangkat haji ke Tanah Suci.

Halaman:

Editor: Ammar Faizal Haidar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X