Pemkab Kebumen Jawa Tengah Bagikan Motor Nmax untuk Kendaraan Dinas Kepala Desa

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 11:09 WIB
Kepala Desa di Kebumen membawa motor dinas jenis Nmax yang diberikan Pemkab (Instagram BPKPD Kebumen)
Kepala Desa di Kebumen membawa motor dinas jenis Nmax yang diberikan Pemkab (Instagram BPKPD Kebumen)

HAJIURAHNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, Jawa Tengah membagikan motor jenis Nmax kepada 449 Kepala Desa setempat untuk kendaraan dinas.

Pemberian motor NMAX itu dilakukan saat Pemkab menggelar kegiatan Semarak Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah 2022 di Pendopo Kabumian pada Rabu, 26 Januari 2022 lalu.

"Saya menekankan bahwa kendaraan tersebut adalah kendaraan pelayanan masyarakat desa, yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa," ucap Arif Sugianto, sebagaimana dilansir dari Pikiran Rakyat, Sabtu (29/1/2022).

Arif Sugianto menekankan, bahwa status kendaraan itu adalah pinjam pakai atau titipan dari Pemerintah Kabupaten Kebumen kepada pemerintah desa yang selanjutnya agar dirawat dan dimanfaatkan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tidak untuk kepentingan pribadi kepala desa.

"Nanti akan saya pantau kinerja dari tiap-tiap desa yang bersangkutan setelah pemberian kendaraan ini dalam hal capaian PBB, dan lainnya, apakah stagnan atau meningkat. Ini perlu menjadi perhatian para kepala desa," tutur Arif Sugianto.

Tidak hanya pemberian kendaraan bermotor untuk Kades, Pemkab Kebumen juga melakukan empat kegiatan lain dalam rangka mewujudkan Kebumen yang Semarak, yakni Sejahtera, Mandiri, Berakhlak, Bersama Rakyat.

Pertama adalah Gebyar Satu Hari Lunas Pembayaran PBB Tahun 2022.

Sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah yang potensial, pajak daerah sebagai bagian dari PAD di dalamnya terdapat PBB dengan target APBD untuk tahun 2022 direncanakan sebesar Rp.52 miliar dari keseluruhan pajak daerah yang ditargetkan Rp111.305.200.000,00.

"Dari data yang saya terima sampai tanggal 23 Januari 2022, Alhamdulillah sebanyak 175 desa telah ikut mendaftar ikut program tersebut, serta kemajuan realisasi pendapatan PBB yang sudah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah sebesar Rp.667.734.029,00," ujar Arif Sugianto.

Halaman:

Editor: Ahmad Murtadha

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X