• Selasa, 29 November 2022

Langka! Presiden China Xi Jinping Kirim Surat ke Raja Salman, Ini Isinya

- Selasa, 6 September 2022 | 18:28 WIB
Presiden China Xi Jinping bersama Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz (Getty Images)
Presiden China Xi Jinping bersama Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz (Getty Images)

HAJIUMRAHNEWS.COM - Media resmi pemerintah, Saudi Press Agency (SPA) mengabarkan, Presiden China Xi Jinping mengirim surat ke Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz pada Senin (5/9/2022).

Surat tersebut diberikan oleh Duta Besar China untuk Arab Saudi Chen Weiqing kepada Wakil Menteri Luar Negeri Waleed bin Abdulkarim Al-Khuraiji untuk disampaikan ke Raja Salman.

Surat tersebut disinyalir menjadi bukti kedekatan hubungan bilateral antara China dan Arab Saudi.

"Hubungan bilateral yang solid dan erat yang menghubungkan kedua negara dan rakyat serta sarana untuk mengembangkannya di segala bidang," tulis mengutip isi surat Xi, seperti dilansir dari CNBC Indonesia pada Selasa (6/9/2022).

Hubungan antara China dan Arab Saudi memang terpantau mesra sejak awal tahun ini, meski kerajaan adalah sekutu dekat Amerika Serikat (AS). Arab Saudi sempat mengundang Xi Jinping datang beberapa kali.

Pada Maret lalu, Arab Saudi juga disebut sedang dalam pembicaraan aktif dengan China terkait penggunaan mata uang Yuan untuk membeli minyak. Hal ini disebut sebagai langkah baru guna mengurangi dominasi dolar Amerika Serikat (AS) di pasar minyak global.

Pembicaraan ini sebenarnya sudah terjadi selama enam tahun terakhir. Namun ketidaksenangan Arab Saudi pada komitmen keamanan AS pada kerajaan beberapa dekade ini membuat pembicaraan kian gencar.

"Arab Saudi marah atas kurangnya dukungan AS untuk intervensi mereka dalam perang saudara Yaman dan atas upaya pemerintahan Biden untuk mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai program nuklirnya," tulis Wall Street Journal saat itu.

"Para pejabat Arab Saudi mengatakan mereka terkejut dengan penarikan mendadak AS dari Afghanistan tahun lalu," tambahnya.

China sendiri telah membeli lebih dari 25% minyak yang diekspor Arab Saudi. Jika dihargai dalam yuan, penjualan tersebut akan mendongkrak posisi mata uang China.

Halaman:

Editor: Nenden Pupu

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waduh! Rusia Terjerembap di Jurang Resesi

Kamis, 17 November 2022 | 10:22 WIB
X