• Selasa, 29 November 2022

Kondisi Pakistan Pasca Diterpa Banjir Bandang, Luluh Lantak dan Kini Pengungsi Terancam Penyakit

- Selasa, 27 September 2022 | 10:20 WIB
Warga Pakistan yang terdampak banjir bandang. (The Japan Times)
Warga Pakistan yang terdampak banjir bandang. (The Japan Times)

HAJIUMRAHNEWS.COM - Pakistan masih belum kunjung pulih pasca diterpa bencana banjir bandang, pada 26 Agustus 2022 silam, tepatnya di Provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa.

Banjir bandang yang oleh Sekretaris Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) disebut sebagai climate carnage itu telah menewaskan lebih dari 1.600 orang.

Bukan hanya itu, banjir bandang tersebut juga berdampak pada 33 juta orang, dimana 650 ribu di antaranya adalah wanita hamil, termasuk 73.000 wanita hamil ini diperkirakan segera melahirkan.

 

Lalu, kerusakan akibat banjir bandang Pakistan ditaksir mencapai USD 30 miliar di mana 2 juta rumah rusak, dan kerusakan fasilitas umum seperti 23.900 sekolah, 1.460 fasilitas kesehatan, kerusakan jalan sepanjang 13.000 km.

Lebih dari 2 juta hektar lahan pertanian juga tersapu. Kini, para pengungsi mulai terancam penyakit paska banjir seperti DBD, malaria, dan diare. 

Pemerintah Indonesia sendiri telah bergabung dengan masyarakat internasional dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat bagi korban banjir di Pakistan.

Pada Senin, 27 September 2022 kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melepas bantuan kemanusiaan Indonesia melalui 2 (dua) pesawat khusus dalam bentuk paket obat-obatan, tenda, pakaian, selimut, kantong tidur, kelambu, dan generator.

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam baik atas nama pribadi dan juga atas nama rakyat Indonesia.

Halaman:

Editor: Nenden Pupu

Sumber: kemlu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waduh! Rusia Terjerembap di Jurang Resesi

Kamis, 17 November 2022 | 10:22 WIB
X