• Kamis, 11 Agustus 2022

Dihadiri Wakil Ketua MPR RI, Ponpes Riyadhussalam Mandalawangi Gelar Wisuda dan Khitanan Massal

- Senin, 27 Juni 2022 | 19:30 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menghadiri acara Wisuda dan Khitanan Massal Ponpes Riyadhussalam Mandalawangi, Pandeglang, Banten. (Hajiumrahnews.com)
Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menghadiri acara Wisuda dan Khitanan Massal Ponpes Riyadhussalam Mandalawangi, Pandeglang, Banten. (Hajiumrahnews.com)

HAJIUMRAHNEWS.COM - Sebagai bentuk rasa syukur atas kelacaran proses belajar mengajar santri angkatan akhir, Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhussalam Mandalawangi Pandeglang, Banten menggelar acara Wisuda sekaligus Khitanan Massal.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/6/2022) itu dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani didampingi Ali Zamroni sebagai Anggota DPR RI Dapil Banten dan Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Tb. Udi Juhdi.

Turut hadir pula pada acara tersebut Kasi Pontren Kantor Kemenag kabupaten Pandeglang Saeful, Camat, Kapolsek, Team Medis Puskesmas, Orang Tua Wali Santri dan Masyarakat di lingkungan pondok pesantren.

Pimpinan Ponpes Riyadhussalam KH. Abd Wahid Al-Faqier mengaku senang dan bahagia dengan terselenggaranya acara Wisuda dan Bakti Sosial Khitanan Massal yang pada tahun ini dihadiri berbagai kalangan, baik unsur pemerintah pusat sampai daerah maupun para pemuka agama dan juga para tokoh masyarakat sekitar Pondok Pesantren Riyadhussalam.

"Selaku pengasuh pondok pesantren, saya merasa sangat senang dan bahagia atas dukungan penuh semua pihak, sehingga acara ini dapat berjalan dengan penuh khidmat.
Hanya kepada Allah saya serahkan, semoga amal baik ini dicatat Allah sebagai amal sholeh yg kelak berbuah manis, diberikan berbagai kemudahan, kelancaran dan keberkahan dari Allah Swt," tuturnya.

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani hadir di acara Wisuda dan Khitanan Massal Ponpes Riyadhussalam Mandalawangi Pandeglang, Banten. (Hajiumrahnews.com)

Ia juga menyampaikan kesan dan pesan kepada para wisudawan yang lulus tahun pelajaran 2021-2022.

"Anak-anakku sekalian. Peristiwa ini seolah-olah belum lama terjadi dan masih terbayang di benak anak-anakku sejak tinggal di sini 1 tahun sampai 6 tahun. Berapa banyak teman-temanmu yang tak sampai tuntas, karena masalah biaya, sakit, disiplin dan lain-lain. Bersyukurlah! Jadikan hal ini sebagai tonggak untuk berjalan selalu sampai ke batas, pantang mundur dalam bercita-cita, siap menghadapi suka dan duka karena itu merupakan kemestian hidup," ucapnya.

"Berat rasanya perpisahan ini, namun bila dilaksanakan karena demi misi dan perjuangan yang suci dan dalam rangka mendapatkan ridho Allah SWT, beban itu terasa ringan", sambung KH. Abd Wahid Al-Faqier.

Halaman:

Editor: Ammar Faizal Haidar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

105 Pesantren Segera Bentuk BUM-Pes

Kamis, 2 Juni 2022 | 13:36 WIB
X