
Hajiumrahnews.com — Otoritas Umum Pengelola Dua Masjid Suci Arab Saudi mencatat sebanyak 78.843.425 jamaah mengunjungi Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah sepanjang bulan Rajab 1447 Hijriah. Data tersebut menunjukkan tingginya antusiasme umat Islam sekaligus keberhasilan pengelolaan layanan ibadah di dua kota suci.
Dalam laporan resminya, otoritas menyebutkan bahwa dari total tersebut, 14.875.003 jamaah melaksanakan ibadah umrah di Masjidil Haram. Sementara itu, jumlah jamaah yang melaksanakan salat di Masjidil Haram mencapai 34.954.367 orang.
“Angka statistik ini mencerminkan tingginya jumlah pengunjung serta keberhasilan rencana operasional dan pengaturan yang telah disiapkan,” demikian keterangan resmi Otoritas Umum Pengelola Dua Masjid Suci, sebagaimana dilansir Saudi Gazette.
Selain jamaah umrah dan salat, otoritas juga mencatat sebanyak 54.402 jamaah melaksanakan salat di area Hijr Ismail, yakni dinding setengah lingkaran yang berada di sisi Ka’bah. Area ini menjadi salah satu titik favorit jamaah karena memiliki keutamaan tersendiri dalam ibadah.
Lonjakan jumlah jamaah tersebut terjadi seiring meningkatnya kedatangan peziarah dari berbagai negara yang memanfaatkan bulan Rajab sebagai momentum ibadah umrah sebelum memasuki bulan Sya’ban dan Ramadhan.
Sementara itu, di Madinah, jumlah jamaah yang melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi tercatat mencapai 25.074.929 orang selama bulan Rajab. Dari jumlah tersebut, 1.293.867 jamaah berkesempatan menunaikan salat di Rawdah Al-Sharifah, area yang dikenal sebagai salah satu tempat mustajab doa.
Adapun jumlah jamaah yang menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW serta dua sahabat beliau, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab, tercatat sebanyak 2.590.857 orang.
Otoritas menilai pencapaian ini tidak terlepas dari optimalisasi manajemen keramaian, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan koordinasi antarinstansi terkait. Seluruh langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ibadah jamaah.
Tingginya jumlah jamaah pada bulan Rajab ini juga menjadi indikator awal kesiapan Arab Saudi dalam menghadapi lonjakan jamaah pada musim umrah Ramadhan dan persiapan penyelenggaraan haji mendatang.
Dengan tren peningkatan kunjungan tersebut, pemerintah Arab Saudi terus mengimbau jamaah agar mematuhi jadwal, ketentuan kesehatan, serta arahan petugas demi menjaga kekhusyukan dan keselamatan ibadah di Dua Masjid Suci.