Gaido Connected Konsolidasikan Program 2026 di Kawasan Wisata Halal Baduy

Hajiumrahnews.com — Jaringan kolaborasi Gaido Connected menggelar kegiatan penguatan program tahun 2026 yang dipusatkan di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound, Provinsi Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi strategis menuju fase “take off” atau lepas landas program Gaido Connected pada 2026.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, (07/01) dengan melibatkan jajaran pimpinan Gaido Group, unit usaha, yayasan, serta pengelola kawasan wisata. Seluruh agenda difokuskan pada pematangan implementasi program, penguatan kolaborasi, dan penyiapan kerja sama kelembagaan lintas sektor.

“Ini adalah ikhtiar bersama untuk memastikan Gaido Connected siap berkontribusi secara nyata dan berkelanjutan pada 2026,” ujar Founder dan CEO Gaido Group, Muhammad Hasan Gaido.

Dalam kesempatan ini, Gaido Group menetapkan kebijakan rencana kerja sama melalui MoU dan PKS dengan sejumlah mitra, antara lain:

  • MoU Baduy Outbound dengan Media Siber Serang Banten.
  • MoU Gaido Travel & Tours dengan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Banten.
  • MoU Gaido Bank Syariah dengan Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Banten.
  • MoU Gaido Bank Syariah dengan Universitas La Tansa Mashiro, Pandeglang.

Langkah ini diharapkan memperkuat jejaring kolaborasi Gaido Connected sekaligus mendorong pengembangan wisata halal, pendidikan, dan ekonomi syariah di Provinsi Banten.

Kegiatan penguatan program ini diikuti oleh jajaran pimpinan unit usaha dan lembaga afiliasi Gaido Group. Hadir dalam kegiatan ini Chief Strategic Officer Gaido Group, Delly Arnaz, Direktur Utama Gaido Travel & Tours, M. Ghazi, Direktur Gaido Bank Syariah, Depi Rusnandar,  General Manager Kawasan Wisata Baduy Outbound, Rahmat Hidayat, serta Direktur Eksekutif Gaido Foundation, M. Ali Fikri.

Agenda pertama berlangsung dengan pembahasan implementasi program Gaido Connected 2026 melalui kegiatan Baduy Outbound. Program ini dirancang sebagai penguatan karakter, kepemimpinan, serta nilai kebersamaan berbasis kearifan lokal Baduy dalam bingkai wisata halal.

Pembahasan mencakup konsep program, teknis pelaksanaan, hingga kesiapan kawasan sebagai pusat kegiatan edukatif dan outbound syariah. Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound dinilai memiliki potensi strategis untuk mendukung pengembangan wisata berbasis nilai dan keberlanjutan.

Setelah rehat siang menikmati santap siang dari Banten Restaurant,  Tim Gaido Group bertolak ke Kantor Pusat Baznas Provinsi Banten guna menjajaki rencana kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten dalam rangka penguatan Program Gaido Connected sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi syariah dan transformasi sosial berbasis zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).

Kemudian dilanjutkan dengan agenda penandatanganan  Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Gaido Group dan Universitas Islam Negeri (UIN) Banten, khususnya melalui Fakultas Sains dan Teknologi.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pengembangan program Gaido Connected, termasuk dalam bidang inovasi, riset terapan, dan penguatan sumber daya manusia.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi fondasi penting untuk membangun ekosistem Gaido Connected yang terintegrasi,” kata Muhammad Hasan Gaido.

Agenda terakhir berlangsung di Kantor Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Banten dengan fokus konsolidasi internal dan penegasan arah kerja sama strategis Gaido Group.

Menutup rangkaian kegiatan, pimpinan Gaido Group berharap penguatan program ini dapat menjadi fondasi kokoh bagi pelaksanaan Gaido Connected 2026 yang profesional, berdampak, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.