
Hajiumrahnews.com — PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan spiritual karyawan dengan memberangkatkan 115 Ksatria dan Srikandi JNE dalam Batch ke-7 Program Umrah 2025, yang resmi berangkat pada Selasa, 5 November 2025.
Pemberangkatan ini merupakan bagian dari rangkaian 16 kloter keberangkatan umrah JNE yang berlangsung sejak 27 September 2025 hingga 11 Januari 2026, dengan total 1.643 peserta, termasuk karyawan dan keluarga besar JNE dari berbagai daerah di Indonesia.
Direktur Utama JNE, M. Feriadi Soeprapto dalam sambutannya pada keberangkatan perdana Bacth I di bulan September lalu, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata amanah dari pendiri JNE (alm) H. Soeprapto Soeparno.
“Ini adalah perwujudan nilai-nilai yang JNE jalankan, sesuai amanah pendiri kami. Setiap tahun kami memberikan kesempatan kepada Ksatria dan Srikandi JNE untuk melaksanakan ibadah umrah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Ia menambahkan, ibadah umrah diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru di kalangan karyawan setelah kembali ke Tanah Air.
“Selain menjadi perjalanan spiritual, umrah juga menumbuhkan semangat untuk terus berbuat kebaikan. Kami ingin para karyawan membawa pulang motivasi baru untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan,” tambahnya.
Program Umrah dan Perjalanan Spiritual JNE menjadi bagian dari pembinaan nilai dan peningkatan kualitas hidup karyawan.
Manager Program Umrah JNE, Fikri, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar reward, melainkan bentuk pengembangan diri berbasis spiritualitas.
“Umrah adalah kurikulum pembinaan terbaik dari Allah yang bertujuan meningkatkan ketaatan dan kualitas hidup, baik pribadi maupun profesional,” jelas Fikri.
Ia menegaskan, pelaksanaan program ini bertepatan dengan usia JNE ke-35 tahun yang mengusung tema ‘Bergerak Bersama’.
Selain karyawan, pemenang JNE Content Competition 2025, Irawan Sapto Adhi, juga mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci pada 14 November 2025.
“Berangkat ke Tanah Suci merupakan salah satu impian saya yang dikabulkan Allah SWT melalui JNE. Semoga keberkahan ini juga menular kepada Ksatria dan Srikandi JNE lainnya,” tutur Irawan.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh para peserta umrah dari berbagai cabang. Deby Prahasyanty, Srikandi JNE dari Media Communication Dept Jakarta, mengaku tidak menyangka mendapat kesempatan tersebut.
“Saya mendapatkan undangan dari Allah SWT melalui JNE untuk dapat berkunjung dan beribadah di sana. Ini adalah hadiah terindah yang pernah saya terima. Melihat bagaimana JNE peduli terhadap kesejahteraan spiritual karyawannya membuat saya semakin bangga menjadi bagian dari JNE,” ungkapnya.
Senada, Yan Fadli Murdiansyah, kurir pickup JNE dari Pontianak, menyampaikan rasa syukurnya.
“Umrah ini bukan sekadar hadiah, tetapi juga pengingat untuk terus berdedikasi. Di Tanah Suci, saya akan mendoakan agar JNE selalu diberkahi dan semakin maju,” ujarnya.
Dengan semangat Connecting Happiness, JNE membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebahagiaan karyawan tidak hanya berhenti pada urusan dunia kerja, tetapi juga menyentuh sisi spiritual dan keluarga.
Setelah Batch 7, JNE dijadwalkan memberangkatkan Batch 9 pada 6 November, Batch 10 pada 13 November, dan Batch 12 pada 19 November 2025. Seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci akan dipandu oleh Ustadz Jajang Al-Hajj, yang mendampingi peserta dalam setiap tahap manasik dan kegiatan di Makkah dan Madinah.