Dubes RI: Nilai Perdagangan Indonesia–Saudi Capai USD 6,6 Miliar

Hajiumrahnews.com — Hubungan dagang antara Indonesia dan Arab Saudi menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam lima tahun terakhir. Nilai perdagangan bilateral kedua negara tercatat tumbuh rata-rata sekitar 12 persen per tahun, dengan potensi kerja sama yang dinilai masih sangat besar untuk terus dikembangkan.

Hal tersebut disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Dr. Abdul Aziz Ahmad, dalam sambutan pembukaan Indonesian Trade and Cultural Promotion 2025 yang digelar di Cultural Palace, Diplomatic Quarter, Riyadh, Rabu (18/12/2025).

“Pada tahun lalu, total perdagangan Indonesia dan Arab Saudi mencapai USD 6,6 miliar, dengan nilai ekspor Indonesia sebesar USD 2,6 miliar, sementara impor dari Arab Saudi ke Indonesia lebih dari USD 4 miliar,” ujar Abdul Aziz Ahmad.

Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu negara dengan perekonomian paling dinamis di kawasan Asia. Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia dinilai memiliki pasar domestik yang kuat serta komitmen terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Melalui forum promosi tersebut, Indonesia menampilkan sebagian potensi nasional di berbagai sektor strategis, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat dan pelaku usaha Arab Saudi.

“Kami menghadirkan berbagai perusahaan Indonesia, serta pelaku usaha Saudi yang telah mengimpor produk Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan ragam produk dan jasa Indonesia, mulai dari makanan dan minuman, konstruksi, fesyen, perawatan pribadi, hingga industri strategis,” katanya.

Selain pameran produk, agenda kegiatan juga mencakup forum bisnis yang akan diikuti oleh dua perusahaan Indonesia untuk mempresentasikan produk dan layanan mereka secara lebih mendalam kepada calon mitra di Arab Saudi.

Di sisi budaya, Kedutaan Besar RI turut menampilkan peragaan busana, tarian tradisional, pertunjukan musik, serta sajian kuliner khas Indonesia sebagai bagian dari diplomasi budaya.

“Melalui forum ini, kami berharap dapat memperkuat kehadiran produk Indonesia di pasar Arab Saudi dan menjembatani dunia usaha dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia,” ujar Abdul Aziz Ahmad.

Sementara itu, Wakil Kepala Perwakilan RI di Riyadh, Sugiri Suparwan, menyampaikan bahwa acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan menampilkan stan promosi perdagangan, pertunjukan budaya, serta aneka hidangan khas Indonesia.