Pimpin FSPP Lebak, KH Oman Baehaqi Fokus Penguatan Pesantren Lewat Lima Program Strategis

Hajiumrahnews.com — Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Lebak periode 2024–2029, KH Oman Subasman Baehaqi Salam, menegaskan komitmennya memperkuat peran pesantren melalui sejumlah program strategis yang berfokus pada pendidikan, legalitas pesantren, serta pemberdayaan ekonomi santri.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) III FSPP Provinsi Banten yang digelar di Kota Tangerang. Dalam forum tersebut, KH Oman juga meminta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dewan Pakar FSPP Provinsi Banten, M Hasan Gaido, untuk mendorong kemajuan pesantren di Kabupaten Lebak.

“Kami mohon dukungan agar program FSPP Kabupaten Lebak dapat berjalan dengan baik demi kemajuan pesantren dan para santri,” ujar KH Oman.

Menurutnya, kepengurusan FSPP Lebak pada periode ini akan memfokuskan agenda kerja pada lima program prioritas yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pesantren di daerah.

Program pertama adalah Santri Rakyat, yaitu program beasiswa bagi santri dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi akademik maupun keagamaan.

Program kedua adalah Sertifikasi Tanah Pesantren, berupa pendampingan legalitas aset tanah pondok pesantren agar memiliki kepastian hukum yang kuat.

Program ketiga adalah Pesantren RUHAY, yaitu program penyediaan penerangan jalan umum menuju kawasan pesantren untuk meningkatkan akses dan keamanan lingkungan sekitar.

Program keempat adalah Kobong RUHAY, yang berfokus pada bantuan pembangunan kobong atau asrama bagi pesantren salafi yang masih membutuhkan dukungan fasilitas.

Program kelima adalah Pesantren Ekonomi Hub, yakni pengembangan sistem ekonomi pesantren melalui dukungan program kewirausahaan serta penguatan ekonomi syariah di lingkungan pondok.

Selain menjalankan program tersebut, FSPP Lebak juga berencana melakukan silaturahmi ke 28 kecamatan di Kabupaten Lebak guna memperkuat jaringan pesantren serta membangun komunikasi dengan para masyayikh.

“Kami akan membangun silaturahim ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak. Mohon doa dan dukungan dari para masyayikh agar program ini berjalan dengan baik,” kata KH Oman.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Pakar FSPP Provinsi Banten M Hasan Gaido menyampaikan dukungan terhadap berbagai program yang disiapkan oleh FSPP Lebak.

Ia menyatakan akan melakukan silaturahim ke sejumlah pondok pesantren untuk memperkuat sinergi antara pesantren dan dunia usaha melalui program Gaido Connected.

Menurut Hasan Gaido, program tersebut merupakan gerakan nasional yang bertujuan melahirkan satu juta pengusaha ekonomi syariah di Indonesia, khususnya dari kalangan santri.

Program tersebut akan dijalankan melalui berbagai inisiatif, antara lain pengembangan Santri Mart, Gaido Bank Syariah, Gaido Travel, serta pembangunan kawasan wisata halal Baduy Outbound di Banten yang dirancang sebagai pusat pelatihan bagi santri, pelajar, dan mahasiswa.

“Kita akan sinergikan program FSPP Lebak dengan program FSPP Banten di bawah kepemimpinan ketua presidium yang baru saja ditetapkan, yaitu Dr Fadullah,” ujar Hasan Gaido.

Ia juga menegaskan bahwa pesantren saat ini memiliki posisi yang semakin kuat dalam sistem pendidikan nasional karena telah memiliki payung hukum yang jelas melalui undang-undang serta dukungan pemerintah melalui kementerian dan direktorat jenderal yang menangani pesantren.

“Kita harus bangga karena pesantren sekarang tidak lagi seperti dulu. Pesantren telah memiliki payung hukum melalui undang-undang serta dukungan pemerintah,” tegasnya.

Kolaborasi antara FSPP Lebak, FSPP Banten, serta berbagai pihak diharapkan mampu menjadikan pesantren tidak hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi syariah dan pemberdayaan umat di tingkat daerah maupun nasional.