Aplikasi Nusuk Tembus 51 Juta Pengguna Global, Bukti Transformasi Digital Haji Umrah

Hajiumrahnews.com - Transformasi digital dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah terus menunjukkan perkembangan pesat. Aplikasi Nusuk kini telah digunakan oleh lebih dari 51 juta pengguna di seluruh dunia.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, mengumumkan capaian tersebut dalam pembukaan Umrah and Ziyarah Forum edisi ketiga di Madinah, Senin (31/3/2026).

“Nusuk telah melampaui 51 juta pengguna secara global,” ujar Tawfiq Al-Rabiah dalam sambutannya.

Forum yang berlangsung selama tiga hari tersebut digelar di King Salman International Convention Center dan diikuti oleh peserta dari dalam maupun luar negeri.

Pemerintah Arab Saudi mengembangkan aplikasi Nusuk sebagai bagian dari upaya digitalisasi layanan haji dan umrah. Platform ini dirancang untuk mempermudah jemaah dalam merencanakan perjalanan ibadah secara menyeluruh.

Nusuk menyediakan lebih dari 130 layanan digital yang dapat diakses oleh pengguna. Layanan tersebut mencakup penerbitan izin umrah, pemesanan kunjungan ke Raudhah, hingga pemantauan kepadatan jemaah secara real-time.

Fitur tersebut dinilai mampu meningkatkan kenyamanan serta kepuasan jemaah selama berada di Tanah Suci.

“Platform ini membantu jemaah dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan ibadah dengan lebih mudah dan terintegrasi,” jelasnya.

Pengembangan Nusuk juga menjadi bagian dari strategi besar Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan jemaah yang datang setiap tahun.

Digitalisasi layanan dinilai mampu mengurangi antrean, meningkatkan efisiensi, serta memberikan pengalaman ibadah yang lebih aman dan tertata.

Peningkatan jumlah pengguna Nusuk menunjukkan tingginya kepercayaan jemaah terhadap layanan digital yang disediakan pemerintah Arab Saudi.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Kerajaan dalam menghadirkan layanan haji dan umrah berbasis teknologi modern.

Ke depan, Nusuk diproyeksikan terus berkembang dengan penambahan fitur baru guna menjawab kebutuhan jemaah yang semakin kompleks.

Transformasi digital tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat layanan haji dan umrah terbaik di dunia.