
Hajiumrahnews.com — Hafizah cilik asal Malang, Aisyah Al-Rumy, menjadi wakil Indonesia dalam ajang Dubai International Holy Quran Award kategori The Most Beautiful Quran Recitation for 2026. Kompetisi internasional yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, ini diikuti lebih dari 5.000 peserta dari 105 negara dan diselenggarakan di bawah naungan penguasa Dubai, Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
Pada kategori perempuan, Aisyah bersaing dengan Jana Ehab Ramadan dari Mesir dan Sara Abdul Karim Alhlak dari Suriah. Kehadiran Aisyah dalam ajang tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Al-Qur’an di Indonesia, khususnya Jawa Timur.
Aisyah berhasil lolos setelah melalui dua tahap kualifikasi ketat. Seleksi dilakukan untuk menjaring peserta terbaik dengan kualitas bacaan, tajwid, serta keindahan suara yang memenuhi standar internasional.
Siswi kelas 4 SD Tahfidz Al-Qur’an Daarul Ukhuwwah, Pakis, Kabupaten Malang ini dikenal memiliki disiplin tinggi dalam menjaga hafalan. Hingga saat ini, ia telah menghafal 26 juz Al-Qur’an. Rutinitas hariannya tidak lepas dari murajaah untuk menjaga kelancaran dan kekuatan hafalannya.
“Biasanya, Aisyah murajaah tiga sampai lima juz tiap hari,” ujar Aisyah.
Konsistensi tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkannya ke panggung internasional. Proses pembinaan dilakukan secara intensif dengan pendampingan guru dan dukungan keluarga.
Ajang Dubai International Holy Quran Award sendiri merupakan salah satu kompetisi Al-Qur’an paling bergengsi di dunia. Setiap tahun, ajang ini menghadirkan qari dan qariah terbaik dari berbagai negara untuk menunjukkan kualitas bacaan Al-Qur’an dengan standar tinggi.
Partisipasi Aisyah diharapkan dapat memotivasi generasi muda Indonesia untuk semakin mencintai dan mendalami Al-Qur’an. Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa pendidikan tahfidz di daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global.
Keikutsertaan Aisyah bukan hanya membawa nama pribadi dan sekolahnya, tetapi juga nama Indonesia di kancah internasional. Dukungan masyarakat dan doa dari berbagai pihak diharapkan dapat menguatkan langkahnya dalam kompetisi tersebut.