FEBI UIN Sunan Kudus Jajaki Kerja Sama dengan IAEI, Perkuat Ekonomi Syariah Kampus

Hajiumrahnews.com — UIN Sunan Kudus melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menjajaki kerja sama dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam dalam rangka memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kualitas mahasiswa di bidang ekonomi syariah.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Dekan FEBI UIN Sunan Kudus, Ekawati Rahayu Ningsih, bersama jajaran pimpinan fakultas ke kantor sekretariat IAEI, Senin, 27 April 2026. Rombongan diterima oleh M Hasan Gaido beserta kepala sekretariat dan pengurus organisasi.

Dalam pertemuan tersebut, Ekawati menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal untuk menjalin kerja sama antara FEBI UIN Sunan Kudus dan IAEI.

“Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan kampus serta meningkatkan kualitas mahasiswa. Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal untuk bergabung dalam jaringan IAEI,” ujarnya.

Peluang Pembentukan Komisariat Kampus

Ekawati juga menegaskan bahwa hingga saat ini UIN Sunan Kudus belum menjadi bagian dari IAEI. Oleh karena itu, kerja sama yang dijajaki diharapkan dapat membuka peluang pembentukan komisariat kampus sebagai pintu masuk ke dalam jaringan ekonomi Islam nasional.

Menanggapi hal tersebut, Hasan Gaido menyampaikan apresiasi atas kunjungan FEBI UIN Sunan Kudus dan mendorong terwujudnya kerja sama konkret dalam waktu dekat.

Ia menyebut pembentukan komisariat kampus dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan organisasi profesi.

Dalam kesempatan itu, pihak IAEI juga memaparkan persyaratan pembentukan komisariat serta memperkenalkan struktur organisasi di bawah kepemimpinan Nasaruddin Umar.

Penguatan Program dan Ekosistem Syariah

Selain membahas kelembagaan, IAEI turut memaparkan visi, misi, serta program kerja organisasi, termasuk pengembangan industri halal dan ekosistem haji yang menjadi salah satu fokus.

Program-program tersebut dinilai memiliki potensi untuk disinergikan dengan kegiatan akademik dan pengembangan mahasiswa di UIN Sunan Kudus, termasuk jejaring komisariat di berbagai daerah.

Tantangan Lulusan dan Kesiapan Mahasiswa

Dalam diskusi tersebut, Hasan Gaido juga menyoroti tantangan dunia pendidikan tinggi, khususnya terkait lulusan perguruan tinggi yang belum sepenuhnya terserap di dunia kerja.

Menurutnya, perguruan tinggi perlu menyiapkan mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan zaman.

“Mahasiswa harus memiliki kemampuan adaptif, inovatif, serta menguasai teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, agar mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.

Awal Kolaborasi Strategis

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara IAEI dan UIN Sunan Kudus, khususnya FEBI, dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah berbasis kampus di Indonesia.enjajaki kerja sama dengan IAEI untuk memperkuat kelembagaan dan kualitas mahasiswa. Kolaborasi ini membuka peluang pembentukan komisariat kampus.