
Hajiumrahnews.com — Hafizah cilik asal Malang, Jawa Timur, Aisyah Al-Rumy, menorehkan prestasi internasional dengan meraih juara kedua dalam ajang Dubai International Holy Quran Award 2026 pada kategori The Most Beautiful Quran Recitation.
Prestasi membanggakan tersebut diraih oleh Aisyah yang baru berusia 10 tahun setelah melalui proses seleksi ketat bersama ribuan peserta dari berbagai negara.
Informasi mengenai keberhasilannya disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @aisyah_hafizind, yang mengunggah kabar gembira tersebut kepada para pengikutnya.
Dalam unggahannya, Aisyah menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraihnya di ajang internasional bergengsi tersebut.
“Segala puji bagi Allah. Aku sangat bahagia. Aku gembira telah meraih juara kedua di acara Dubai International Holy Quran Award,” tulis Aisyah.
Kompetisi tahunan tersebut diselenggarakan di Dubai di bawah naungan penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Ajang ini dikenal sebagai salah satu kompetisi Al-Qur’an internasional paling prestisius di dunia.
Pada tahun 2026, kompetisi tersebut diikuti lebih dari 5.000 peserta dari 105 negara yang bersaing dalam berbagai kategori tilawah dan hafalan Al-Qur’an.
Di kategori perempuan, Aisyah bersaing dengan peserta kuat dari berbagai negara. Dua peserta yang turut masuk dalam babak akhir bersama dirinya adalah Jana Ehab Ramadan dari Mesir dan Sara Abdul Karim Alhlak dari Suriah.

Aisyah berhasil mencapai posisi juara kedua setelah melewati dua tahap kualifikasi yang menilai kualitas bacaan, tajwid, serta keindahan tilawah Al-Qur’an.
Prestasi tersebut semakin istimewa karena Aisyah masih berusia sangat muda namun mampu tampil percaya diri di panggung kompetisi internasional.
Dalam unggahan yang sama, Aisyah juga menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung perjalanannya hingga meraih prestasi tersebut.
“Terima kasih kepada Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Terima kasih juga kepada panitia yang mulia,” ujarnya.
Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada orang tua, keluarga, sekolah, serta masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa dan dukungan.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya, Aisyah menerima hadiah sebesar US$100.000 atau sekitar Rp1,69 miliar.
Meski masih sangat muda, Aisyah menegaskan komitmennya untuk terus mencintai dan menghafal Al-Qur’an.
“Aku masih kecil, tetapi aku mencintai Al-Qur’an. Aku akan selalu menghafal Al-Qur’an. Aku memohon kepada Allah agar mengumpulkan kita semua di surga bersama para nabi dan Ahlul Qur’an,” tuturnya.
Aisyah diketahui merupakan siswi SD Tahfidzul Al-Qur’an Daarul Ukhuwwah, Malang. Keberhasilannya kini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk semakin mencintai Al-Qur’an serta mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.