Intip Ruang Kendali Transportasi Haji Indonesia, Pantau Pergerakan Real-Time 24 Jam

Hajiumrahnews.com — Aktivitas layanan transportasi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi terus dipantau selama 24 jam penuh melalui ruang kendali transportasi yang berada di Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja (Daker) Makkah.

Meski hanya berukuran sekitar 6x4 meter, ruangan tersebut menjadi pusat pengawasan mobilitas ribuan jemaah haji Indonesia yang bergerak antara Madinah, Jeddah, dan Makkah selama operasional haji 1447 H/2026 M.

Lima layar monitor besar terpasang di ruang kendali tersebut untuk memantau pergerakan ratusan bus Angkutan Kota Angkutan Perhajian (AKAP) secara real-time. Setiap titik pergerakan kendaraan dipantau langsung oleh petugas transportasi.

Pada Minggu (10/5/2026), suasana ruang kendali tampak sibuk. Para petugas terus berkoordinasi menggunakan handy talky atau HT yang biasa disebut “Bravo” sambil memonitor perjalanan bus yang membawa jemaah haji Indonesia.

Salah satu bus yang dipantau saat itu ialah kendaraan yang membawa jemaah Kloter 29 Embarkasi Solo (SOC 29) menuju Makkah.

Kepala Seksi Transportasi PPIH Daker Makkah, Moh Afifuddin Zuhri, menjelaskan bahwa sistem digital berbasis GPS menjadi bagian penting dalam penguatan layanan transportasi haji tahun ini.

“Bagi kita, pelayanan lebih baik ketika kita sudah tahu posisi jemaahnya. Seperti kemarin ada kendala di jalan dari Jeddah karena ada pemeriksaan otoritas keamanan Arab Saudi,” ujarnya.

Menurut Afifuddin, integrasi GPS dengan aplikasi pemantauan khusus memungkinkan petugas mengetahui posisi bus secara presisi sekaligus memantau potensi hambatan di jalur perjalanan jamaah.

Teknologi tersebut juga membantu petugas mengambil langkah cepat apabila terjadi keterlambatan, kepadatan lalu lintas, ataupun kendala keamanan di lapangan.

Digitalisasi layanan transportasi menjadi salah satu upaya PPIH untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan keselamatan jamaah selama perjalanan menuju lokasi ibadah.

Selain memantau pergerakan kendaraan, ruang kendali tersebut juga berfungsi sebagai pusat koordinasi antarpetugas transportasi yang tersebar di berbagai titik layanan haji di Arab Saudi.

PPIH berharap sistem pengawasan berbasis teknologi tersebut mampu mendukung kelancaran mobilitas jamaah sehingga seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman.