Minggu, 31 Mei 2026 14 Dzulhijjah 1447 H 00.38 WIB Makkah 31°C
HAJI UMRAH

Wamenag: Pelayanan Haji 2026 Alami Lompatan Besar di Delapan Aspek

NJ Oleh Neo Jurnalis 30 Mei 2026 3 menit baca

Hajiumrahnews.com — Wakil Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj 1447 H/2026 M, Romo H.R. Muhammad Syafii, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menyebut terdapat semangat baru dalam pelayanan jamaah sejak penyelenggaraan haji ditangani langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

“Pelaksanaan haji tahun ini sangat berbeda. Saya sudah empat tahun berturut-turut melaksanakan haji, dan tahun ini terasa sekali ada lompatan pelayanan,” ujar Romo Syafii dalam keterangannya di Mina, Arab Saudi, Kamis (28/5/2026).

Menurut Romo Syafii, peningkatan tersebut terasa dalam delapan aspek utama, yaitu pemberangkatan, penerbangan, transportasi, hotel, konsumsi, pelayanan kesehatan, puncak haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), serta kepulangan.

Pemberangkatan dan Penerbangan Lebih Tertib

Pada aspek pemberangkatan, Romo Syafii menilai proses layanan jamaah berjalan lebih tertata. Waktu tunggu jamaah disebut berhasil dipangkas, sementara pengetatan istithaah atau kemampuan fisik diperkuat demi keselamatan jamaah.

Sebanyak 345 calon jamaah yang mengalami penurunan kondisi kesehatan di bandara dipulangkan dan tidak diberangkatkan ke Tanah Suci. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk perlindungan agar jamaah tidak mengalami risiko lebih berat selama menjalani rangkaian ibadah haji.

Selain itu, jadwal penerbangan jamaah juga disebut berjalan tepat waktu. Ketepatan jadwal tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam memperkuat tata kelola keberangkatan jamaah haji Indonesia.

Transportasi dan Hotel Mendapat Apresiasi

Setibanya di Arab Saudi, Romo Syafii menyebut jamaah merasakan pelayanan yang lebih baik sejak turun dari pesawat. Ia menggambarkan jamaah seperti mendapatkan layanan tamu VIP.

Layanan transportasi juga dinilai berjalan optimal. Bus shalawat beroperasi selama 24 jam untuk mendukung mobilitas jamaah menuju Masjidil Haram dan kembali ke hotel.

Penempatan hotel jamaah turut mendapat apresiasi. Bahkan hotel yang berada di sektor relatif jauh, seperti Hotel Al-Hidayah, dinilai tetap bersih, nyaman, dan memiliki akses yang efisien.

Konsumsi dan Kesehatan Lebih Terjaga

Romo Syafii juga menyoroti layanan konsumsi jamaah yang disebut tidak banyak menimbulkan keluhan. Menu makanan dinilai lebih diterima jamaah dan disiapkan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan.

“Soal makanan tidak ada keluhan. Malah jamaah bilang khawatir berat badannya naik. Kami sengaja mengurangi cabai demi menjaga kesehatan menjelang puncak haji,” kata Romo Syafii.

Pelayanan kesehatan juga dinilai mengalami kemajuan. Kerja sama dengan Saudi German Hospital disebut membantu memperkuat layanan medis bagi jamaah Indonesia.

Klinik satelit di setiap tower juga berfungsi optimal. Jumlah jamaah yang dirawat maupun jamaah yang wafat dilaporkan mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.

Armuzna Lebih Tertib

Pada fase puncak haji di Armuzna, pelayanan jamaah juga disebut mengalami peningkatan. Tenda jamaah telah diberi nama sesuai kloter, dilengkapi pendingin udara, dan proses perpindahan antar-lokasi berjalan lebih tertib.

Kehadiran 18 unit mobil buggy juga dinilai membantu jamaah yang mengalami kesulitan beradaptasi di Mina, terutama jamaah lanjut usia dan jamaah dengan keterbatasan mobilitas.

Menurut Romo Syafii, berbagai perbaikan tersebut membuat pelaksanaan puncak haji berlangsung lebih terkelola dan memberi kenyamanan lebih baik bagi jamaah Indonesia.

Saudi Beri Apresiasi

Romo Syafii mengungkapkan apresiasi pemerintah Arab Saudi terhadap pelayanan haji Indonesia tahun ini sangat tinggi.

Ia menyebut Menteri Dalam Negeri Arab Saudi bahkan memanggil Menteri Haji Indonesia untuk memberikan penghargaan secara langsung. Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf atau Gus Irfan, juga disebut diundang ke Istana Mina.

Menurut Romo Syafii, hal tersebut menjadi indikasi kuat bahwa Indonesia berpeluang meraih penghargaan pelayanan haji terbaik dari Kerajaan Arab Saudi.

“Insya Allah ini pertama kali dalam sejarah 80 tahun kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan negara hadir memberikan pelayanan terbaik bagi umat Islam yang menunaikan ibadah haji.

Romo Syafii berharap peningkatan pelayanan tahun ini dapat terus dijaga dan disempurnakan pada musim haji berikutnya, sehingga jamaah Indonesia memperoleh layanan yang semakin aman, nyaman, dan bermartabat.

Join WA Channel