
Hajiumrahnews.com — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Travel Haji dan Umrah (ASTAGATRA) RI melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Puji Raharjo, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI, Kamis (5/2/2026).
Audiensi tersebut menjadi pertemuan resmi pertama antara pengurus DPP ASTAGATRA RI dengan Dirjen PHU sejak menempati kantor barunya, sekaligus menandai awal penguatan komunikasi dan kolaborasi antara asosiasi dan pemerintah.
Pertemuan dibuka langsung oleh Ketua Umum ASTAGATRA RI, yang menyampaikan maksud dan tujuan audiensi, sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus DPP ASTAGATRA RI yang hadir dalam kesempatan tersebut.
Dalam arahannya, Dirjen PHU Kemenhaj, Puji Raharjo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan ASTAGATRA RI dan menyebut asosiasi tersebut sebagai organisasi pertama yang hadir melakukan audiensi di ruang kantor barunya.
“Ini menjadi kebahagiaan tersendiri karena ASTAGATRA RI adalah asosiasi pertama yang hadir di kantor baru kami,” ujar Puji Raharjo.
Ia juga menyambut baik kehadiran ASTAGATRA RI sebagai asosiasi baru yang memiliki fokus garapan lebih luas dibandingkan asosiasi lainnya, yakni pada pengembangan ekosistem haji dan umrah secara menyeluruh.
“ASTAGATRA RI hadir dengan konsentrasi yang tidak hanya terbatas pada perjalanan ibadah, tetapi juga pada penguatan ekosistem haji dan umrah. Ini menjadi nilai tambah yang penting bagi kami,” katanya.
Puji Raharjo menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah membuka ruang kolaborasi dengan asosiasi yang memiliki visi sejalan dalam membangun tata kelola haji dan umrah yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada perlindungan jemaah.
Menurutnya, pengembangan ekosistem haji dan umrah membutuhkan keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, termasuk asosiasi yang mampu menjadi mitra strategis pemerintah.
“Kami melihat ASTAGATRA RI memiliki potensi untuk menjadi mitra strategis Kementerian Haji dan Umrah dalam mengembangkan ekosistem haji dan umrah yang lebih produktif,” ujar Puji Raharjo.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal komunikasi yang lebih intensif antara Kementerian Haji dan Umrah dan ASTAGATRA RI, khususnya dalam perumusan kebijakan dan penguatan ekosistem haji dan umrah nasional.
ASTAGATRA RI menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan haji dan umrah yang tertib, aman, serta memberi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi umat dan bangsa.