Butuh 825 Kg Sutra, Begini Proses Pembuatan Kiswah Ka'bah
Hajiumrahnews.com — Pembuatan Kiswah Ka'bah melalui tujuh tahap teliti sebelum dipasang secara resmi pada 1 Muharram. Proses tersebut dilakukan di King Abdulaziz Complex for Holy Kaaba Kiswa, Makkah, Arab Saudi.
Kiswah merupakan kain penutup Ka'bah yang memiliki nilai spiritual, historis, dan seni Islam yang sangat tinggi. Setiap tahap produksinya dilakukan dengan standar khusus agar kain yang menutupi Baitullah memenuhi kualitas terbaik.
Saudi Press Agency (SPA) melaporkan proses pembuatan Kiswah dimulai dari tahap desalinasi air. Air tersebut digunakan untuk mencuci dan mewarnai sutra yang menjadi bahan utama Kiswah.
Sutra Dicuci dan Diwarnai
Tahap pertama diawali dengan proses desalinasi air untuk menyiapkan air bersih. Air tersebut digunakan dalam proses pencucian dan pewarnaan sutra.
Tahap berikutnya ialah pencucian dan pewarnaan. Proses ini bertujuan menghilangkan lapisan lilin pada sutra sebelum kain diberi warna.
Sutra untuk bagian luar Kiswah diberi warna hitam. Sutra untuk bagian dalam Kiswah dan Kamar Nabi diberi warna hijau.
Ditentukan dengan Presisi Geometris
Proses selanjutnya ialah penenunan otomatis. Benang sutra diubah menjadi gulungan benang lusi dengan jumlah lebih dari 9.900 benang per meter.
Tahap berikutnya masuk ke proses pencetakan. Ayat-ayat Al-Qur'an dan motif Islam diterapkan pada kain sutra polos dengan presisi geometris menggunakan teknik silkscreen.
Teknik tersebut memastikan posisi tulisan dan ornamen pada Kiswah berada pada komposisi yang tepat sebelum masuk ke tahap penyusunan dan bordir.

Dijahit dan Dihiasi Benang Emas
Tahap penyusunan dan penjahitan dilakukan untuk menyambungkan panel-panel Kiswah. Potongan-potongan berlapis emas juga dipasang pada bagian yang telah ditentukan.
Proses kemudian berlanjut pada tahap bordir. Bagian-bagian berlapis emas dibordir menggunakan benang perak murni dan benang perak berlapis emas.
Ayat-ayat dan motif yang dibordir diberi bantalan benang kapas. Teknik ini membuat tulisan pada Kiswah tampak menonjol dan memiliki bentuk tiga dimensi.
Diawasi dengan Kontrol Kualitas Ketat
Tahap terakhir ialah pengawasan kualitas. Seluruh komponen Kiswah diperiksa secara ketat agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
King Abdulaziz Complex for Holy Kaaba Kiswa memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar sebelum Kiswah siap dipasang.
Pembuatan satu Kiswah membutuhkan sekitar 825 kilogram sutra mentah, 120 kilogram kawat perak berlapis emas, 60 kilogram perak murni, dan 410 kilogram kapas mentah.
Kiswah baru akan dipasang pada 1 Muharram sebagai bagian dari tradisi tahunan perawatan Ka'bah. Proses panjang tersebut menjadi bukti perhatian besar Kerajaan Arab Saudi terhadap kemuliaan Baitullah dan pelayanan terhadap dua masjid suci.