
Hajiumrahnews.com — Mohammed bin Salman, Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, melakukan kunjungan ziarah ke Masjid Nabawi di Madinah, Jumat (20/02/2026). Dalam suasana khidmat, beliau melaksanakan shalat di Raudhah dan berziarah ke makam Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam serta dua sahabatnya.
Setibanya di pelataran Masjid Nabawi, Putra Mahkota disambut oleh Abdurrahman As-Sudais selaku Ketua Urusan Keagamaan Haramain, Taufiq Al-Rabiah Menteri Haji dan Umrah, para imam dan khatib Masjid Nabawi, serta sejumlah pejabat terkait.
Kunjungan tersebut merupakan kelanjutan dari tradisi para pemimpin Kerajaan sejak era Abdulaziz Ibn Saud dalam memberikan perhatian penuh terhadap Dua Masjid Suci dan para peziarahnya.
Di bawah arahan Salman bin Abdulaziz Al Saud selaku Khadimul Haramain, pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan kualitas pelayanan di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Upaya tersebut bertujuan memastikan kenyamanan jamaah, kemudahan akses ibadah, serta keamanan pengunjung dari seluruh dunia.
Dalam berbagai kesempatan resmi, pemerintah menegaskan bahwa pelayanan tamu-tamu Allah menjadi prioritas strategis negara.
“Pelayanan kepada para haji, jamaah umrah, dan peziarah merupakan tanggung jawab utama yang terus diperkuat,” demikian ditegaskan dalam pernyataan resmi otoritas setempat.
Kunjungan ini juga selaras dengan implementasi Visi 2030, agenda transformasi nasional yang dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Salah satu pilar utamanya adalah peningkatan kualitas layanan bagi jamaah haji, umrah, dan pengunjung Masjid Nabawi.
Madinah saat ini tengah menjalankan berbagai proyek pengembangan dan perluasan infrastruktur guna mengantisipasi lonjakan jumlah peziarah setiap tahunnya. Proyek tersebut tidak hanya berfokus pada kapasitas, tetapi juga pada pengalaman spiritual dan budaya yang lebih terintegrasi.
Langkah ini mencerminkan konsistensi Kerajaan dalam menunaikan tanggung jawabnya terhadap pengelolaan tempat-tempat suci Islam sekaligus memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat pelayanan ibadah dunia Islam.
Ziarah Putra Mahkota ke Masjid Nabawi bukan sekadar kunjungan simbolik, melainkan peneguhan komitmen kepemimpinan terhadap pelayanan Haramain. Dalam konteks global, peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah jamaah dari berbagai negara.
Komitmen berkelanjutan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan khusyuk bagi jutaan tamu Allah setiap tahunnya.