
Hajiumrahnews.com — Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H menjadi batas akhir penerbitan visa umrah untuk musim umrah tahun ini. Kebijakan tersebut diumumkan dalam pertemuan berkala ke-17 antara kementerian dengan perusahaan penyelenggara umrah di Arab Saudi yang digelar secara virtual pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut juga ditetapkan bahwa 15 Syawal merupakan batas terakhir bagi jemaah umrah untuk memasuki wilayah Arab Saudi.
Kementerian menegaskan bahwa masa tinggal jemaah umrah di Arab Saudi berakhir pada 1 Dzulqa’dah. Dengan demikian, seluruh jemaah diharapkan sudah meninggalkan wilayah kerajaan sebelum tanggal tersebut sebagai bagian dari penataan operasional menjelang musim haji.
Dalam forum tersebut, kementerian kembali mengingatkan seluruh perusahaan penyelenggara umrah agar mematuhi regulasi yang berlaku menjelang penyelenggaraan ibadah haji.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa ibadah haji hanya dapat dilaksanakan menggunakan visa haji resmi. Penggunaan visa umrah untuk melaksanakan ibadah haji tidak diperbolehkan.
Tawfiq Al-Rabiah, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan umrah atas kerja sama mereka selama bulan Ramadan dalam melayani para jemaah.
Ia juga menyoroti peran perusahaan dalam menangani jemaah yang sempat tertahan serta membantu memfasilitasi kepulangan mereka ke negara asal masing-masing.
Al-Rabiah menekankan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh aturan operasional musim umrah, termasuk pengaturan kedatangan jemaah secara bertahap di bandara serta kewajiban memperbarui data keberangkatan melalui platform digital Nusuk Masar.
Selain itu, kementerian juga mengundang perusahaan-perusahaan umrah untuk berpartisipasi aktif dalam Umrah and Visit Forum 2026 edisi ketiga. Forum tersebut menjadi ajang bagi pelaku industri untuk memperkuat kemitraan, bertukar pengalaman, serta membuka peluang kerja sama dalam pengembangan layanan umrah dan kunjungan ke Tanah Suci.
Dalam pertemuan tersebut, kementerian juga memaparkan sejumlah indikator utama musim umrah tahun ini, termasuk capaian layanan yang berhasil diraih serta persiapan penyelenggaraan forum industri umrah tersebut.
Pertemuan berkala ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi dalam memperkuat komunikasi dengan para mitra sektor umrah sekaligus memantau perkembangan layanan bagi jemaah.
Langkah tersebut juga sejalan dengan target Vision Saudi 2030 yang bertujuan meningkatkan kualitas pengalaman jemaah umrah serta para pengunjung yang datang ke Tanah Suci.