Jemaah Haji Indonesia Henti Jantung di Jamarat, Berhasil Diselamatkan Tim Medis Saudi
Hajiumrahnews.com — Tim ambulans Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi berhasil menyelamatkan seorang jemaah haji Indonesia berusia 66 tahun yang mengalami henti jantung dan napas mendadak di Fasilitas Jamarat, Mina, Jumat, 29 Mei 2026.
Dilansir dari Saudi Press Agency (SPA), penyelamatan dilakukan melalui koordinasi cepat antara tim ambulans Bulan Sabit Merah Saudi dan sejumlah instansi lapangan yang bertugas di kawasan suci.
Jemaah tersebut dilaporkan mengalami kondisi gawat darurat saat berada di area Jamarat, salah satu titik utama pergerakan jemaah pada fase puncak ibadah haji.
Petugas ambulans segera melakukan tindakan resusitasi untuk memulihkan fungsi jantung dan pernapasan jemaah. Upaya medis tersebut berhasil menyelamatkan nyawa jemaah Indonesia tersebut.
Respons Darurat Terintegrasi
Keberhasilan penyelamatan itu menunjukkan pentingnya sistem respons darurat terintegrasi yang diterapkan otoritas Arab Saudi selama musim haji.
Area Jamarat menjadi salah satu lokasi dengan kepadatan tinggi karena jutaan jemaah bergerak untuk melaksanakan lontar jumrah pada hari-hari tasyrik.
Sistem layanan darurat di kawasan tersebut melibatkan tim ambulans, petugas kesehatan, aparat keamanan, dan instansi lapangan lain untuk memastikan setiap kondisi gawat darurat dapat ditangani secara cepat.
Pentingnya Menjaga Kondisi Fisik
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi jemaah haji, khususnya kelompok lanjut usia dan jemaah dengan risiko kesehatan, agar tetap menjaga kondisi fisik selama berada di Mina.
Jemaah disarankan tidak memaksakan diri, memperbanyak istirahat, menjaga asupan cairan, serta segera melapor kepada petugas apabila merasakan gejala lemas, sesak napas, nyeri dada, atau gangguan kesehatan lainnya.
Puncak ibadah haji menuntut kesiapan fisik yang kuat karena jemaah harus menjalani rangkaian ibadah di tengah cuaca panas, kepadatan massa, dan mobilitas tinggi.
Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat layanan kesehatan dan ambulans di kawasan suci agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan mendapatkan pertolongan cepat ketika terjadi keadaan darurat.