
Hajiumrahnews.com — Kementerian Haji dan Umrah secara resmi merilis Buku Paket Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M sebagai panduan bagi jemaah Indonesia dalam mempersiapkan ibadah di Tanah Suci.
Peluncuran buku ini bertujuan memberikan panduan yang komprehensif bagi jemaah, tidak hanya dari sisi fikih atau tata cara ibadah, tetapi juga mencakup aspek filosofis dan spiritual agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih mandiri.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan buku panduan tahun ini juga memuat materi khusus bagi jemaah lanjut usia sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok jemaah yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.
“Materi manasik disajikan secara komprehensif, kontekstual, orisinal, mudah dipahami, dan aplikatif, serta menggunakan pendekatan yang memudahkan kelompok jemaah haji yang berisiko tinggi, lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.
Salah satu poin penting dalam buku manasik terbaru ini adalah penerapan pendekatan fikih taysir atau prinsip kemudahan dalam menjalankan ibadah.
Pendekatan tersebut dirancang untuk membantu jemaah dengan kondisi tertentu seperti lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan risiko kesehatan tinggi agar tetap dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan baik.
Selain itu, buku ini juga menghadirkan pendekatan moderasi manasik (tawasuth) yang memberikan pilihan hukum yang argumentatif sesuai dengan kondisi jemaah di lapangan tanpa mengurangi kesakralan ibadah.
Buku panduan ini tidak hanya menjelaskan tata cara ibadah secara teknis, tetapi juga dilengkapi dengan penjelasan mengenai makna spiritual dari setiap rangkaian ibadah.
Salah satu contoh yang dijelaskan adalah filosofi pakaian ihram yang melambangkan kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menyebut penerbitan buku ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji.
“Dengan bimbingan yang tepat dan metode yang baik, insya Allah para jemaah akan lebih siap mental dan spiritual dalam menunaikan ibadah haji dengan penuh kesungguhan,” katanya.
Selain buku tuntunan manasik, Kementerian Haji dan Umrah juga merilis Buku Kumpulan Doa dan Zikir Haji dan Umrah sebagai bagian dari paket bimbingan manasik tahun 1447 Hijriah.
Masyarakat dan calon jemaah haji dapat mengakses kedua buku tersebut secara digital melalui situs resmi Kementerian Haji dan Umrah secara gratis.
Bagi jemaah haji dan masyarakat umum yang ingin mengakses panduan ini secara digital, dapat mengunduhnya secara gratis melalui web resmi Kementerian Haji dan Umrah, atau klik Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M dan Kumpulan Doa & Dzikir Haji dan Umrah.