Minggu, 31 Mei 2026 14 Dzulhijjah 1447 H 00.38 WIB Makkah 31°C
HAJI UMRAH

Mayoritas Jemaah Haji Indonesia Ambil Nafar Awal, Musim Umrah 1448 H Dibuka 31 Mei

NJ Oleh Neo Jurnalis 30 Mei 2026 3 menit baca

Hajiumrahnews.com — Fase akhir rangkaian ibadah haji 1447 H/2026 M mulai berlangsung setelah mayoritas jemaah haji Indonesia mengambil pilihan nafar awal. Sebanyak 132.568 jemaah atau sekitar 68 persen dari total jemaah yang mabit di Mina bergerak menuju Makkah pada Jumat, 29 Mei 2026, setelah menyelesaikan mabit dan lontar jumrah pada hari tasyrik.

Wakil Kepala Satuan Tugas Mina, Zaenal Muttaqin, menyebut pergerakan jemaah sudah dimulai sejak pagi waktu Arab Saudi.

“Jadi jam setengah 7 atau jam 7 sudah mulai meninggalkan Mina,” kata Zaenal sebagaimana dilaporkan Tim Media Center Haji.

Sebagian besar jemaah yang memilih nafar awal telah menyelesaikan lontar jumrah Aqabah dan jumrah pada hari tasyrik. Dari total 527 kelompok terbang, sekitar 424 kloter dijadwalkan meninggalkan Mina menuju hotel masing-masing di Makkah.

Jemaah Diminta Segera Tinggalkan Jamarat

Kementerian Haji dan Umrah RI juga mengingatkan jemaah yang mengambil nafar awal agar segera kembali ke tenda setelah menyelesaikan lontar jumrah. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, meminta jemaah tidak berlama-lama di kawasan Jamarat agar proses pergerakan menuju Makkah berjalan tertib.

Imbauan tersebut penting karena hari tasyrik menjadi salah satu fase padat dalam penyelenggaraan haji. Jemaah yang mengambil nafar tsani tetap berada di Mina hingga 13 Dzulhijjah sebelum kembali ke Makkah.

Puncak Haji Berlangsung di Tengah Cuaca Panas

Rangkaian haji tahun ini juga berlangsung di tengah suhu tinggi. Laporan sejumlah media internasional menyebut lebih dari 1,5 juta jemaah dari berbagai negara menjalani ibadah haji dalam cuaca panas yang melampaui 42 derajat Celsius.

Jemaah banyak menggunakan payung, air minum, dan perlengkapan pelindung diri untuk mengurangi risiko kelelahan akibat panas. Kondisi tersebut menjadi perhatian otoritas penyelenggara haji, terutama saat jemaah bergerak di kawasan Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Jamarat.

Puncak haji berlangsung saat jemaah berkumpul di Arafah untuk menjalani wukuf. Rangkaian itu berlanjut ke Muzdalifah, Mina, lontar jumrah, tahalul, dan tawaf ifadah.

Musim Umrah 1448 H Dibuka 31 Mei

Perhatian penyelenggaraan ibadah juga mulai bergeser ke musim umrah 1448 H. Arab Saudi dijadwalkan kembali membuka penerbitan visa umrah dan kedatangan jemaah internasional mulai 31 Mei 2026.

Jadwal tersebut mengacu pada kalender musim umrah 1448 H yang diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Pembukaan musim umrah ini menjadi sinyal dimulainya kembali arus kedatangan jemaah internasional setelah fase puncak haji selesai.

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji atau Himpuh juga mencatat batas akhir penerbitan visa umrah untuk musim 1448 H ditetapkan pada 9 Maret 2027. Batas akhir jemaah memasuki Arab Saudi ditetapkan pada 23 Maret 2027.

Momentum ini menjadi perhatian bagi penyelenggara perjalanan ibadah umrah di Indonesia. Persiapan layanan, edukasi jemaah, dan kepastian jadwal keberangkatan menjadi faktor penting agar musim umrah baru berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan Arab Saudi.

Join WA Channel