Rabu, 03 Juni 2026 17 Dzulhijjah 1447 H 00.36 WIB Makkah 34°C
NEWS

Istana Umumkan Pergantian Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

NJ Oleh Neo Jurnalis 2 Juni 2026 2 menit baca

Hajiumrahnews.com — Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala BGN Dadan Hindayana resmi diganti dari jabatannya.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

“Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional, pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, kedua Saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Pergantian tersebut mencakup posisi Kepala BGN dan dua Wakil Kepala BGN. Selain Dadan Hindayana, dua pejabat lain yang diganti ialah Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Istana Sampaikan Terima Kasih

Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo turut memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para pejabat yang diganti.

Menurut Istana, Dadan Hindayana bersama jajaran telah berperan dalam membangun fondasi awal Badan Gizi Nasional sebagai lembaga yang mengurusi program prioritas pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

BGN menjadi salah satu lembaga strategis karena berkaitan langsung dengan program makan bergizi gratis yang menjadi agenda utama pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dadan Dilantik pada 2024

Dadan Hindayana sebelumnya dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada Senin (19/8/2024).

Pelantikan tersebut dilakukan pada masa akhir pemerintahan Jokowi. Saat itu, BGN dipersiapkan sebagai badan yang akan mengelola program makan bergizi gratis pada pemerintahan berikutnya.

Dadan dikenal sebagai akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB.

Berdasarkan riwayat pendidikannya, Dadan menempuh pendidikan Proteksi Tanaman di IPB pada 1986–1990. Ia kemudian melanjutkan studi di University of Bonn, Jerman, serta Leibniz Universität Hannover.

Latar Belakang Akademik

Dikutip dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Dadan memiliki jabatan fungsional sebagai lektor dengan pendidikan terakhir jenjang S3.

Ia juga pernah menerbitkan sejumlah karya ilmiah, termasuk jurnal internasional. Beberapa karya akademiknya antara lain membahas serangan tikus sawah terhadap tanaman padi serta keanekaragaman serangga di area reklamasi pascatambang batu bara.

Pergantian pimpinan BGN menjadi salah satu keputusan penting dalam pengelolaan kelembagaan program gizi nasional. Pemerintah diharapkan segera memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar agar pelaksanaan program prioritas tetap berlanjut sesuai target.

Tag NEWS
Join WA Channel