Laksanakan Tarwiyah, Jamaah Haji Khusus Gaido dan Sari Ramada Bergerak ke Mina
Hajiumrahnews.com — Rombongan jamaah haji konsorsium haji khusus Gaido Travel bersama Sari Ramada Arafah melaksanakan tarwiyah menuju Mina pada Senin (25/5/2026) atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Keberangkatan jamaah menuju Mina berlangsung dalam suasana khusyuk, haru, dan penuh semangat ibadah. Sebelum bergerak menuju Mina, seluruh jamaah terlebih dahulu melaksanakan sholat sunnah ihram di mushola hotel dengan dipandu para pembimbing ibadah.
Dalam arahannya, pembimbing ibadah M. Hasan Gaido mengingatkan jamaah agar meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT serta menjaga seluruh larangan ihram selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Ia juga mengajak jamaah untuk saling memaafkan sebelum memasuki fase puncak ibadah haji.
“Perjalanan ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual menuju ridha Allah SWT. Karena itu, mari saling memaafkan, baik antara suami dan istri, anak dan orang tua, maupun kepada seluruh keluarga dan kerabat,” ujar M. Hasan Gaido di hadapan jamaah.

Suasana semakin khidmat ketika pimpinan rombongan Ustaz Wahyu memimpin pembacaan niat haji bersama seluruh jamaah.
“Labbaika Allahumma hajjan wa ahramtu biha lillahi ta‘ala,” ucap jamaah secara serentak dengan penuh kekhusyukan.
Dalam tausiyahnya, para pembimbing juga menegaskan pentingnya menjalankan ibadah haji sesuai tuntunan Rasulullah SAW agar memperoleh kesempurnaan ibadah dan meraih predikat haji mabrur.
Perjalanan menuju Mina tersebut juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kekompakan antarjamaah. Selama proses keberangkatan, jamaah saling membantu dan menjaga satu sama lain demi memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
Pihak penyelenggara berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam menjalani seluruh prosesi ibadah haji, khususnya menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
“Haji yang mabrur adalah haji yang terkoneksi dengan kebaikan,” menjadi pesan yang terus disampaikan kepada jamaah agar sepulang dari Tanah Suci mampu membawa manfaat, perubahan, dan keberkahan bagi keluarga, masyarakat, serta umat.