Rabu, 24 Juni 2026 9 Muharam 1448 H 01.11 WIB Makkah 35°C
NEWS

Gaido dan Al Hijrah Travel Brunei Jajaki Kolaborasi Wisata Halal di Travel Meet Asia 2026

NJ Oleh Neo Jurnalis 23 Juni 2026 3 menit baca

Hajiumrahnews.com— Travel Meet Asia 2026 menjadi ajang strategis yang mempertemukan pelaku industri pariwisata dari berbagai negara untuk memperkuat kerja sama dan membuka peluang bisnis baru di sektor perjalanan dan pariwisata.

Pameran bertajuk Indonesia Leading Travel Trade Show tersebut berlangsung pada 23–24 Juni 2026 di Swissôtel Jakarta PIK Avenue dan secara resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana.

Penyelenggaraan Travel Meet Asia merupakan hasil kolaborasi antara Messe Berlin Asia Pacific, ITB Asia, dan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA). Skala pameran tahun ini meningkat sekitar 20 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, menunjukkan semakin besarnya minat pelaku industri pariwisata global terhadap kawasan Asia Pasifik.

Kehadiran Menteri Pariwisata RI menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan pariwisata dan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di kawasan.

Delegasi Brunei Darussalam turut mengambil bagian dalam forum internasional tersebut. Acting Director of Tourism Development Department, Ministry of Primary Resources and Tourism Brunei Darussalam, Hj. Nur Fariza Munyati Hj Abdul Aji, menyampaikan paparan mengenai perkembangan sektor pariwisata Brunei serta peluang kerja sama yang dapat dibangun bersama negara-negara di kawasan.

Managing Director Al Hijrah Travel & Tours Sdn Bhd Brunei, Shamsul Baharin Abd Rahman, yang hadir sebagai bagian dari delegasi Brunei Tourism Board, menyampaikan bahwa Travel Meet Asia menjadi momentum penting untuk memperkenalkan program Visit Brunei sekaligus memperluas jejaring kerja sama wisata halal.

“Suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi Al Hijrah Travel dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Kami ingin mengembangkan program Visit Brunei dan mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi langsung dengan Bapak Muhammad Hasan Gaido, Founder dan CEO Gaido Group, yang memiliki ekosistem pariwisata halal melalui Gaido Travel, Banten Restoran, Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound, serta perannya sebagai Presiden Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC),” ujar Shamsul Baharin Abd Rahman.

Founder dan CEO Gaido Group, Muhammad Hasan Gaido, menyambut positif peluang kolaborasi tersebut. Menurutnya, Indonesia dan Brunei memiliki banyak kesamaan serta potensi besar untuk menjadi kekuatan utama dalam pengembangan wisata halal dunia.

“Gaido siap membawa para pengusaha dan pelaku industri pariwisata Indonesia untuk berkunjung ke Brunei melalui program Visit Brunei. Brunei memiliki peluang besar menjadi destinasi transit wisata halal sekaligus perjalanan umrah,” ujar Hasan Gaido.

Hasan menambahkan bahwa kerja sama tersebut juga membuka peluang lebih besar bagi wisatawan Brunei untuk menikmati berbagai destinasi halal di Indonesia.

“Gaido Travel siap melayani wisatawan Brunei yang ingin menikmati berbagai destinasi halal di Indonesia. Potensi kolaborasi ini sangat besar karena kedua negara memiliki karakteristik yang kuat dalam pengembangan ekonomi syariah dan industri halal,” katanya.

Kolaborasi antara Gaido Group dan Al Hijrah Travel Brunei diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan ekonomi, meningkatkan konektivitas pariwisata halal, serta memperluas kerja sama bisnis antara Indonesia dan Brunei Darussalam.

Penguatan jaringan wisata halal lintas negara tersebut juga dinilai sejalan dengan tren pertumbuhan industri halal global yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Dukungan pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas industri diyakini akan menjadi faktor penting dalam mendorong Indonesia dan Brunei mengambil peran lebih besar di pasar wisata halal internasional.

Semangat kolaborasi tersebut selaras dengan visi besar yang terus dikembangkan Gaido Group, yakni menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi syariah dunia pada tahun 2045 melalui penguatan sektor haji, umrah, pariwisata halal, perdagangan, dan investasi syariah.

Tag NEWS
Join WA Channel